Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Belajar Mt5 Trading dengan Metode Multiple Time Frame Berikut

Multiple time frame merupakan salah satu metode yang sangat berkaitan dengan para trader, hal ini karena gaya trading seorang trader tentu berbeda-beda. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk mengenal metode trading yang satu ini.

Jadi, bagi kamu yang baru mengenal trading khususnya forex. Pembahasan ini sangat relevan dan direkomendasikan untuk dipelajari sebelum mempelajari indikator atau strategi trading lainnya.

Mengenal Time Frame untuk Trader

Dalam perdagangan valas, kerangka waktu adalah fitur platform perdagangan yang digunakan untuk mengelompokkan pergerakan harga dalam pasangan mata uang berdasarkan periode waktu tertentu yang ditampilkan pada grafik.

Pada sejumlah platform trading yang terkenal dan ternama (sebagai contoh: MetaTrader 4), ada beberapa time frame yang dapat kamu gunakan untuk memantau pergerakan harga untuk menentukan kapan perdagangan dilakukan, sebagai berikut:

1. M1 (1-Minutes)

2. M5 (5-Minutes)

3. M15 (15-Minutes)

4. M30 (30-Minutes)

5. H1 (1-Hour)

6. H4 (4-Hours)

7. W1 (Weekly)

8. MN (Monthly)

Jika saat ini kamu bermain trading via smartphone atau PC/laptop seperti halnya jenis trading tadi, grafik yang kamu gunakan adalah candlestick, sehingga kamu dapat melihat bahwa setiap candle mewakili pergerakan harga berdasarkan multiple time frame (menit, jam, minggu, bulan).
Berikut Ini Penerapan Multiple Time Frame

Berikut ini beberapa jenis time frame yang perlu kamu ketahui sebagai trader, di antaranya yaitu:

1. Long Time-frame

Dengan long multiple time frame adalah langkah awal yang tepat untuk memulai trading forex. Dengan menggunakan jangka waktu yang lama kamu akan mengetahui tren mana yang populer dan dominan.

Periode panjang sering digunakan untuk menemukan dan mengidentifikasi tren umum, bukan sinyal. Oleh karena itu, posisi pembukaan trader direkomendasikan menggunakan time frame jenis ini.

2. Medium Time-frame

Di tengah time-frame, trader akan melihat aliran dan pergerakan yang lebih jelas dibandingkan saat menggunakan long time frame. Melacak periode waktu rata-rata (rata-rata) dapat menentukan waktu yang tepat bagi trader untuk membuka posisi.

Dalam evolusi teknik perdagangan, dari menggunakan jangka waktu rata-rata, kamu akan melihat tanda-tanda pertama dari kemungkinan pembalikan.

3. Short Time-frame

Dalam short time-frame kamu dapat mencari sinyal masuk (beli atau jual). Hal ini karena pergerakan chart lebih tajam dan deskriptif, sehingga trader dapat menentukan entry level yang paling cocok menggunakan multiple time frame ini.

Ingatlah bahwa sinyal yang muncul dalam jangka waktu pendek harus konsisten dengan tren yang telah ditunjukkan dalam long time frame. Dengan cara ini, kita dapat menyimpulkan bahwa fungsi periode adalah pengelompokan harga selama periode waktu tertentu dalam suatu pasangan mata uang.
Pembahasan mengenai multiple time frame di atas, diharapkan dapat menjadi referensi sekaligus menambah wawasan bagi para trader, terutama trader pemula yang baru bergabung.